=Ketika saat melupakanmu telah datang
Kata selamat tinggal kan jadi penutup
Rasa suka ini kan termakan waktu
Lambat tapi pasti, kau kan benar hilang
Lembaran lama akan terhalang lembaran baru
Kau hanya akan hidup dalam khayalku
Dan mati dalam nyataku..
=
Pagi ini masih berkabut sepi
masih berembun lara
masih berangin duka.
Meratap tak berguna
menangis tak bermakna.
Lalu.....
Apa yang harus ku lakukan
agar kau kembali dengan senyuman.
= Kupuisikan
Rindu Dihati Ku
Ku Harap Tiada Sorangpun Tau.
Biar Ku Pendam Saja
Biar Ku Simpan Saja
Terlarang Sudah Rinduku Pada Mu
=
Diteluk Hati Mu Aku Berlabu
Ku Tanamkan Jangkar Kasih Ku,
Ku Gulung Layar Ku
Untuk Bertemu Dengan Suratan Hati Ku.
Q Ingin Menjadi Nahkoda Mu
Didalam Lautan Cinta
Berlayar Sampai Keujung Utara
Menuju Tonggak" Tua Disana
= Salam Rindu Untukmu
Dinginya malam menusuk ke dalam sukma
Menembus raga
Merasuk setiap tulang dan jiwa
Rerumputan menjadi tempat bersandar
Dan gumpalan awan menjadi selimut malam
Andaikan……………………………………
Bulan dan bintang menampakkan sinarnya
Tetu malam kan semakin menawan
Aku titipkan salam lewat hembusan angina malam
Untuk sampaikan salam penuh kerinduan
Dari hati yang paling dalam
= Dia
andai saja kau bisa mengerti arti diri.
pastinya kau takkan tersesat.
jalan panjang tak selamanya seperti itu.
jangan sampai kau dibuatnya tergelincir hingga tak ada satupun tempat untukmu bertahan.
berpeganglah pada satu hal.
kepercayaan adalah yang kau butuhkan.
jangan biarkan mereka menyesatkan jalanmu..
mengapa masih kau ragukan sesuatu yang pasti
dimana kau berpijak sekarang?
takkan lah sesuatu terjadi tanpa kehendak dari-Nya
tapi dia tidak menutup kemungkinan kau berusaha yang terbaik untuk dirimu.
Dia akan senang jika kau mau berusaha.
tapi Dia tidak suka jika kau hanya diam tanpa berpikir.
tak ada gunanya kau mencari sesuatu yang tak kau ketahui yang mana.
Dia tidak akan menyesatkan mu
jika kamu bisa menyadari kehadiran-Nya di setiap langkah mu.
tapi kau terlalu naif untuk mengakuinya.
kau telah menghancurkan nama-Nya dengan sikapmu
apakah tak kau rasakan betapa perihnya itu?
Dia dihina dihadapanmu?
tapi begitu sayang kau lah yang membuatnya terhina..
mana hatimu menyaksikan itu?
kau membuatNya terlihat keras
kau membuatNya terlihat seperti penyiksa
kau telah membuat mereka salah
jangan kau biarkan mereka begitu
bela lah Dia
tunjukkan bahwa sesungguhNya Dia sangat lembut
dan Dialah yang tercinta..
dimana kau selama ini?
pergi dengan pikiranmu sendiri
hingga Dia kau lukai
inikah caramu mengingatNya?
tanpa kau sadari kebutaanmu telah menjadi
yang membuat ini seperti terhindari
akan sebuah arti sejati
bahwa Dialah Sang Sejati
= Ku....
Sendiri Menangis Dalam Sepi
Kau.......
Tlah Pergi Tinggalkan Ku Sendiri
Ku Mencoba...
Melupakan'a Walau Hati Ini Takkan Bisa.
Jangan Pergi...
Bila Takkan Kembali,
Cinta Ku Pada Mu Tak Bisa Ku Bunuh Sampai Ma